Dua Pegawai di Kelurahan Sisir Kota Batu Ditangkap Karena Melakukan Pungli Pengurusan Surat Dua Pegawai di Kelurahan Sisir Kota Batu Ditangkap Karena Melakukan Pungli Pengurusan Surat Satuan Tugas (Satgas) Anti Pungli Polres Batu, Jawa Timur, berhasil mengamankan dua pegawai kontrak di Kelurahan Sisir, Kota Batu, yang kedapatan melakukan pungli pengurusan surat keterangan waris. Keduanya adalah Lukman Hakim, warga Jalan Batok, 15A RT 4 RW 5, Kelurahan Sisir, Kota Batu dan Zulham Effendi, warga Jalan Diran, RT 6 RW 1, Kelurahan Sisir, Kota Batu. Keduanya ditangkap dalam sebuah operasi tangkap tangan yang dilakukan Satgas Anti Pungli pada Senin (6/3/2017) sekitar pukul 12.30 WIB di kantor Kelurahan Sisir. "Bahwa tim menerima informasi dari masyarakat bahwa di kantor Kelurahan Sisir sering terjadi pungli kepengurusan surat-surat tanah dan permohonan KTP," kata Kapolres Batu, AKBP Leonardus Simarmata, Kamis (9/3/2017). Berawal dari informasi itu, tim lantas melakukan penyelidikan. Puncaknya, pada Hari Senin (6/3/2017), tim mendapati pelaku atas nama Lukman Hakim menarik uang dari seseorang yang sedang mengurus surat waris. Tim lalu mengamankan pelaku dengan barang bukti berupa uang Rp 3 juta yang dimasukkan ke amplop warna putih. Selanjutnya, tim menggeledah ruang kerja pelaku Lukman Hakim. Di sana tim penemukan uang tunai sebesar Rp 2,5 juta yang dibungkus kertas putih dan kwitansi bukti pembayaran pengurusan tanah senilai Rp 9 juta. Tim lalu melakukan penggeledahan di tempat pegawai lain, yakni pelaku Zulham Effendi. Di sana, tim menemukan uang yang jumlah totalnya mencapai Rp 11,2 juta. Uang itu terpencar di dalam enam amplop yang semuanya tersimpan di dalam tas berwarna hitam. "Tim juga melakukan penggeledahan di ruang kerja Lurah Sisir (Dian Fachroni Kurniawan) tapi tidak didapatkan barang bukti," katanya. Kemudian tim Satgas Anti Pungli membawa kedua pelaku itu ke Mapolres Batu untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. Kedua pelaku dijerat Pasal 11 dan atau Pasal 12 Undang-undang RI nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman penjara minimal satu tahun dan maksimal lima tahun. Dua Pegawai di Kelurahan Sisir Kota Batu Ditangkap Karena Melakukan Pungli Pengurusan Surat Dua Pegawai di Kelurahan Sisir Kota Batu Ditangkap Karena Melakukan Pungli Pengurusan Surat Satuan Tugas (Satgas) Anti Pungli Polres B... Read more »
Sejarah Asal Muasal Keluarahan Sisir Kota Batu Sejarah Asal Muasal Keluarahan Sisir Kota Batu Kelurahan Sisir terletak di pusat Kota Batu dengan corak masyarakat perkotaan yang heterogen dengan mata pencaharian pokok perdagangan dan jasa. Penduduk Kelurahan Sisir menempati urutan pertama untuk kepadatannya, fasilitas Pemerintah Kota banyak dibangun di Kelurahan Sisir, seperti Alun – alun, Stadion Brantas Batu, Gedung Serbaguna Ganesa dan pusat pertokoan. History Kelurahan Sisir Semula daerah Sisir merupakan hutan belantara, pada tahun 1726, Bulan Rajab, Hari Jumat legi, kedatangan salah seorang prajurit pangeran Diponegoro yang bernama Wiryo Kusuma dengan nama julukan Mbah Bener. Mbah Bener kemudian membuka lahan dengan menebangi hutan dari mulai sebelah timur (Sekitar Temas), saat beliau menebangi pohon disisi barat lebih banyak ditumbuhi pohon perdu yang bernama pohon putri malu yang daunnya membentuk seperti sisir (suri) sehingga daerah tersebut dinamakan desa sisir. Sejak beliau membuka lahan dan bercocok tanam selalu mendapatkan hasil panen yang melimpah, karena tanahnya yang subur. Semenjak kedatangan beliau di daerah tersebut, banyak orang yang ikut membuka lahan disekitarnya. Karena semakin ramai dan semakin banyak penduduknya diangkatlah Raden Mas Wiryo Kusumo menjadi pemimpin di desa sisir, tapi beliau mensyaratkan agar keturunannya menjadi pemimpin didaerah sisir dan masyarakat sekitar menyetujuinya. Persyaratan tersebut terbukti dengan dijadikanya keturunan beliau menjadi pimpinan di desa sisir sampai terakhir keturunan beliau yang menjadi pemimpin desa adalah Sutopo Atmotomo. Setelah berubah dari desa menjadi kelurahan kota barulah keturunan beliau berhenti menjadi kepala Desa Sisir, keturunan beliau yang menjadi kepala Desa yaitu : Cokrokusumo Noyotrono Wongsojiat Tahar Atmontomo Sutopo Atmoutomo (Keturunan terkhir dan perubahan dari desa menjadi kelurahan). Bukti dari peninggalan kerabat mbah bener banyak terdapat di Kelurahan Sisir yang berupa punden kuburan dan pohon yang berusia tua seperti : Mbah Jambirono di daerah torong sisir yang ada mata airnya Mbah karsinah di daerah kaliputih berupa makam dan kayu beringin yang berusia tua Mbah sulastri di daerah meduran berupa makam dan kayu beringin yang berusia tua Mbah Suryo Kusumo di daerah Sisir berupa makam dan pohon ringin yang dekat dengan sungai besar. Sejarah Asal Muasal Keluarahan Sisir Kota Batu Sejarah Asal Muasal Keluarahan Sisir Kota Batu Kelurahan Sisir terletak di pusat Kota Batu dengan corak masyarakat perkotaan yang h... Read more »